Seminar Nasional “Quantum Teleportation, Myth or Reality??”


RANTIANG.COM- Quantum Teleportation atau yang dikenal juga dengan Teleportasi Kuantum adalah sebuah kejadian yang dimana objek berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya hanya dengan sekejap mata. Hal ini kebanyakan dinilai mitos oleh kalangan umum, terutama masyarakat awam tetapi bagi para ilmuwan Fisika dengan cabang Fisika Teoritis dan Fisika Kuantum  mereka akan membuktikan hal itu menjadi sebuah kenyataan.

Berangkat dari dua persepsi tersebut, maka para panitia dari acara Seminar Nasional Fisika ke-20 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Andalas menjadikan hal tersebut sebagai sebuah pembahasan yang dikaji secara langsung oleh dosen dari Institut Pertanian Bogor Dr.rer.nat Hendradi Hardhienata. Beliau adalah dosen dan ahli Fisika Teori.

Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu (04/11/2018) bertepatan di Plaza FMIPA Universitas Andalas ini dihadiri oleh banyak kalangan pelajar yang ingin mengetahui apakah mungkin teleportasi bisa terjadi. Acara ini dibuka dengan tari Pasambahan yang dilanjutkan dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Quran serta diakhiri dengan pembacaan Do’a.

Pada seminar tersebut Pemateri memulai dengan mengajak para hadirin untuk mengenal dunia Fisika sebelum tahun 1900, dimana pada masa itu para ahli Fisika sepakat untuk membagi Fisika menjadi dua cabang yaitu Newtonian Mechanics dan Maxwell Electrodinamycs. Setelah itu pemateri mulai menyampaikan materi-materi yang berkaitan dengan dunia sub-atomik atau kuantum. Tentu hal ini sedikit membingungkan bagi para hadirin terutama yang belum memiliki latar belakang pengetahuan Fisika Kuantum. Namun, hal ini nampaknya sudah diperkirakan oleh pemateri dimana cara dan gaya pemateri menyampaikan materi yang rumit tersebut sangat sederhana dan simpel. Hal ini ditunjukkan oleh banyaknya hadirin yang bertanya pada akhir acara itu menunjukkan bahwa ketertarikan hadirin serta gaya penyampaian materi yang disampaikan oleh pemateri membuat para hadirin menjadi paham atas apa yang disampaikan oleh pemateri.

Pada acara tersebut Pemateri menjelaskan bahwa Teleportasi Kuantum tersebut adalah suatu hal yang sangat mungkin. Hal ini dijelaskan oleh Quantum Entanglement atau Keterkaitan Kuantum, dimana dua atau lebih objek yang dideskripsikan secara terpisah mampu terdeteksi keduanya dengan cara hanya meneliti satu objek deskripsi saja. Meskipun kedua ataupun lebih objek memiliki jarak ruang yang jauh.

Hal itu juga berlaku pada  Quantum Spookyness, karena ilmuwan menduga adanya “Dark Matter” atau “Dark Energy” yang bermain. Namun sejauh ini yang mampu diteleportasi hanyalah data dan informasi yang mampu diteleportasi sejauh 16 KM.

Pemateri menyimpulkan bahwa sangat mungkin untuk melakukan teleportasi, tetapi hanya terbatas pada teleportasi data sementara manusia yang disusun dari berbagai atom, molekul, serta partikel akan sangat sulit karena harus “memotong” jarak ruang serta waktu dan “memindahkan” jutaan partikel penyusun tubuh manusia dari satu tempat ke tempat lain.

Pada akhir acara dibuka 2 Sesi pertanyaan, dimana terdapat 3 pertanyaan pada masing-masing sesi. Pertanyaan para hadirin menarik dan beragam, bahkan mengaitkan dengan beberapa film Science-Fiction seperti Interstellar dan Star Trex menunjukkan bahwa para hadirin memahami dan mengerti apa yang disampaikan oleh pemateri.

Penulis berharap semoga akan timbul ide-ide atau gagasan baru yang mungkin mampu menjawab segala pertanyaan-pertanyaan yang muncul di ranah ilmu Fisika terutama Fisika Partikel dan Kuantum.

Sumber foto : medium.com

 

Penulis : Kelvin Mulyawan (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *