Pemanasan Global: Penyebab, Dampak, dan Penanggulangan

RANTIANG.COM- Pemanasan Global
(Global Warming) adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan, diyakini penyebab utama Pemanasan Global adalah dikarenakan ulah manusia dikarenakan perkembangan teknologi industri dan populasi penduduk yang bertambah banyak.
​Selain itu, Pemanasan Global juga disebabkan oleh :
1. Meningkatnya kadar gas CO dari emisi kendaraan bermotor.
​Hal ini disebabkan oleh jumlah penduduk dunia yang semakin bertambah dan seiring dengan
Bertambahnya populasi dunia, tingkat pembelian kendaraan bermotor semakin tinggi. Hal ini menjadi faktor utama dari tingginya emisi CO dari kendaraan bermotor.

2. Polusi udara dari industi pabrik
​Polusi udara dari industri pabrik diyakini sebagai salah satu faktor terbesar dalam penyebab pemanasan global, hal ini dikarenakan tingginya kandungan gas CO (karbonmonoksida), Pb (timbal) yang mampu membuat efek pemanasan global semakin terasa.

3. Pemakaian CFC yang semakin tidak terkontrol
​Cloro Four Carbon adalah suatu senyawa organik yang hanya mengandung karbon, klorin, dan florin yang diproduksi melalui metana, etana dan propana, dan identik dengan Freon. CFC banyak terdapat pada kulkas. CFC menjadi salah satu penyebab pemanasan global karena CFC mengandung karbon yang mampu merusak lapisan ozon serta menyebabkan meningkatnya suhu permukaan bumi.

4. Tingginya pemakaian listrik
​Pemakaian listrik yang semakin boros, mampu menyebabkan pemanasan global dikarenakan mampu menambah gas karbondioksida sehingga mempercepat terjadinya pemanasan global. Hal ini juga terjadi karena proses pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

5. Konsep rumah modern
​Konsep rumah modern adalah konsep pendesainan rumah yang di desain dengan banyak kaca, hal ini menyebabkan cahaya matahari akan terpantul kembali ke udara sehingga dapat menimbulkan efek rumah kaca, karena cahaya mengenai bangunan tidak menyerap cahaya sehingga mempercepat pemanasan global.

6. Perusakan hutan secara massal
​Perusakan hutan dinilai sebagai faktor terbesar dalam pemanasan global, dikarenakan tidak adanya tumbuhan yang mengkonversi karbondioksida menjadi oksigen, hal ini membuat kadar karbondioksida yang semakin tinggi dan menyebabkan bertambahnya lubang ozon, perusakan hutan dilakukan karena kerakusan manusia dalam bidang pembangunan, pembukaan lahan baru dengan cara pembakaran hutan. ​

Pemanasan global memiliki sejumlah dampak buruk kepada kehidupan manusia, hal ini berupa :
1. Terganggunya siklus cuaca dan iklim
​Hal ini bisa dilihat melalui banyaknya bencana kekeringan yang disebabkan musim kemarau berkepanjangan serta mampu memicu badai.
2. Menurunkan hasil pertanian
​Hasil pertanian sangat bergantung pada cuaca dan iklim, apabila siklus cuaca dan iklim terganggu, maka hasil panen pertanian tidaklah maksimal yang disebabkan oleh musim kemarau berkepanjangan dan banjir pada daerah pertanian.
3. Pengaruh terhadap kesehatan manusia
​Pemanasan global mampu mempengaruhi kesehatan manusia dikarenakan banyaknya pencemaran global yang mampu memicu Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Alergi pernafasan, penyebaran penyakit yang merajalela.
4. Mencairnya es di kutub selatan dan kutub utara
​Pemanasan global mampu menyebabkan mencairnya es di kutub dan menyebabkan meningkatnya volume air laut yang mampu menenggelamkan beberapa pulau.

Solusi mengatasi pemanasan global
​Banyak cara untuk mengatasi pemanasan global yang bisa dilakukan oleh manusia. Dikarenakan bumi yang semakin tua yang membuat lapisan bumi semakin panas. Berikut cara mengurangi pemanasan global :

1. Mengurangi pemakaian kendaraan bermotor
​Hal ini mampu mengurangi pemanasan global dikarenakan berkurangnya emisi gas karbondioksida yang merusak ozon.
2. Melakukan sikap hemat listrik
​Hemat listrik juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi pemanasan global karena mengurangi emisi karbon dan proses pembangkit listrik melalui fosil.
3. Menjaga hutan
​Hutan adalah paru-paru dunia, dengan menanam pohon kembali maka proses pertukaran CO mampu dilakukan oleh tumbuhan dan terus menghasilkan Oksigen serta menghindari penyakit yang berkaitan dengan pernafasan dan mencegah terjadinya banjir serta menurunkan suhu bumi.

Berikutlah artikel yang dapat saya tulis, saya Kelvin Mulyawan meminta saran dan kritik kepada rekan-rekan sekalian yang membaca artikel saya, saya menciptakan artikel ini dalam rangka agar masyarakat sekalian terutama mahasiswa/mahasiswi STMIK Indonesia mampu menjadi insan yang peduli lingkungan demi menciptakan kehidupan yang lebih baik dan sinergis di masa yang akan datang. Sekian yang dapat saya sampaikan, terlebih terkurang saya minta maaf.
Terima Kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *