Miris Jelang Pemilu,perekonomian Masyarakat Melemah

Menjelang pemilu 2019 masyarakat Indonesia mengeluh karena perekonomian mereka melemah. Hal tersebut disebabkan karena tingginya harga sembako, rendahnya pendapatan masyarakat, dan lapangan perkerjaan susah. Seperti halnya yang dirasakan oleh oleh masyarakat di Sumatera Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Kecamatan Pancung Soal.Masyarakat disana yang mayoritasnya adalah petani kelapa sawit, mengeluh karena harga kelapa sawit sangatlah tidak wajar. Harga kelapa sawit didaerah tersebut berada pada harga terbawah yaitu 500/kg.

Setiap tahun masyarakat merasakan hal tersebut jelang pemilu akan berlangsung. Namun masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa selain menerima hal tersebut dengan lapang dada. Pemerintah seakan bungkam bahkan seolah tidak tau apa yang dirasakan masyarakat di Indonesia. Hal tersebut menjadi sebuah pertanyaan besar bagi masyarakat Indonesia. Apakah pemilu di Indonesia menjadikan masyarakat sebagai tumbal politik yang disengsarakan lalu diberi janji untuk kemakmuran? Bahkan begitu banyaknya pahlawan kesiangan yang akan muncul untuk membantu masyarakat demi tujuan politik.

Hal biasa bagi masyarakat yaitu umbar janji lalu lupa setelah dapat kursi. Begitulah adanya oknum pemerintah yang tidak bertanggung jawab atas tanggung jawabnya. Masyarakat hanya dijadikan sebagai batu loncatan untuk naik ke kursi jabatan. Setelah duduk di parlemen lupa janji lupa tujuan. Seperti lagu berakit-rakit kehulu berenang-renang ketapian ,bermanis-manis dahulu,lalu lupa setelah mendapat kursi jabatan.

Jelang pemilu 2019 masyarakat Indonesia harus jeli dan teliti melihat pimpinan rakyat masa depan. Jangan tergiur janji manis. Jangan terpengaruh dengan asutan. Teguh pendirian merupakan hal yang perlu dilakukan demi terciptanya masyarakat yang makmur dan sejahtera.

 

Artikel Oleh Ervindo Candra

Dara Melica

I'm a girl. I have a billion dreams.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *