Tragedi Trisaksi

RANTIANG.COM- Tragedi trisaksi terjadi pada saat Indonesia mengalami kirsis finansial pada tahun 1998 dimana pemerintahan Indonesia yang dianggap semaki tidak mampu mengurus kepentingan negara, melihat dari kondisi tersebut membuat kumpulan mahasiswa di Indonesia melakukan aksi dan pergerakan untuk merespon kondisi negara dengan banyak memunculkan aksi demostran besar-besaran, termasuk dari mahasiswa Universitas Trisakti.

Pada 12 mei 1998 Mahasiswa Trisakti melakukan aksi damai dari kampus mereka bergerak menuju Gedung Nusantara. Namun, aksi dari mahasiswa trisakti ini di hadang oleh pasukan gabungan dari Polri dan militer.

Mengetahui aksi pencegahan aksi damai dari mahasiswa Trisakti, salah satu perwakilan mahasiswa mencoba untuk bernegosiasi dengan pihak Polri dan Militer. Hingga hari menjelang sore pasukan gabungan harus membubarkan kerumunan mahasiswa di depan Gedung, sebuah tragedi terjadi dimana pada saat pembubaran tersebut ada sebuah pemembakan peluru ke arah mahasiswa.

Para mahasiswa pun panik dan bercerai berani mendengar suara peluru tersebut dan mengenai mahasiswa, korban pun berjatuhan serta dilarikan ke rumah sakit Sumber waras. Dilokasi kejadian pada saat itu ada Brimob, Batalyon Kavaleri 9, Batalyon infantry 203, Artileri pertahanan kostrad, Batalyon infantry 202, Pasukan anti huru hara kodam serta pasukan bermotor, mereka dilengkapi dengan tameng, gas air mata, Steyr, dan SS-1.

Akibat dari trageri suram pada saat itu telah menewaskan dari kerumunan massa yang semuanya mahasiswa, mereka adalah Elang Mulia Lesmana (1978-1998), Heri Hertanto (1977-1998), Hafidin Royan (1996-1998), dan Hendriawan Sie (1975-1998). Tragedi ini menyulut kemarahan mahasiswa yang kemudian memunculkan Gerakan mahasiswa yang lebih besar serta kerusuhan di Ibukota Jakarta pada tanggal 13 sampai 15 mei 1998.

Akhir dari peristiwa mengerikan itu dengan mengundurkannya Presiden Soeharto dari masa orde baru dan digantikan dengan Orde Reformasi.

Sumber : https://www.reqnews.com/memoar/16446/12-mei-1998-mahasiswa-trisakti-dibantai-aparat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.