Manfaat Makanan Pedas

RANTIANG.COM– (31/10/2018) Hampir sebagian masyarakat menyukai makanan pedas, karena makanan pedas tersebut mempunyai sensasi tersendiri dan membuat ketagihan saat memakannya. Setiap makanan pasti tidak terasa lengkap jika tidak ada cabai atau sambal untuk dimakan.

Makanan-makanan pedas memiliki fungsi sebagai penambah rasa dan penggugah makanan, kerana makanan pedas mengandung beragam efek positif bagi kesehatan. Seperti dikutip dari hellosehat.com berikut manfaat dari makanan pedas :

1. Menurunkan Berat Badan

Jika ingin menurunkan berat badan (Diet) sangat dianjurkan untuk makan makanan pedas, karena Menurut Penelitian mengungkapkan bahwa sensasi panas dari capsaicin mendorong stimulasi lemak cokelat yang bisa mendorong kinerja metabolisme tubuh melonjak hingga lima persen.

Peningkatan kerja metabolisme tubuh akan menghasilkan pembakaran lemak  yang lebih optimal, yaitu mencapai 16 persen. Artinya, mencocol ayam goreng dengan sambal merah favorit Anda sama saja dengan kegiatan membakar kalori. Studi lain juga menunjukkan bahwa capsaicin memiliki efek termogenik yang dapat membuat tubuh membakar ekstra kalori selama dua puluh menit setelah makan. Tapi, bagi yang sedang menurunkan berat badan jangan terlalu berlebihan kerena bisa menyebabkan sakit perut.

 

2. Kesehatan Jantung yang Baik

Vitamin A dan C yang terkandung dalam cabai memperkuat dinding otot jantung, dan sensasi hangat dari capsaicin dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan menyebabkan (jika benar) penurunan tekanan darah akibat pengaruh oksida nitrat dalam capsaicin terhadap pelebaran pembuluh darah.

Capsaicin juga dapat membantu mencegah pembekuan darah. Kenyataannya, capsaicin sampai saat ini masih terus diteliti untuk kemampuannya mengatasi masalah sirkulasi darah, pengerasan arteri, dan ritme jantung abnormal (aritmia jantung).

3. Umur Panjang

Dikutip dari Health berdasarkan penelitian besar dari Cina, pecinta makanan pedas dapat memiliki peluang umur panjang yang lebih tinggi (hanya sedikit) daripada mereka yang tidak suka makan makanan pedas sama sekali. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa orang-orang yang makan makanan pedas hampir setiap hari memiliki 14% penurunan risiko kematian, dan mereka yang makan makanan pedas hanya dua kali seminggu menurunkan risiko kematian hingga 10 persen, dibanding orang-orang yang makan makanan pedas hanya satu kali seminggu.

4. Mencegah Kanker dan Tumor

Capsaicin telah dibuktikan dapat mengaktifkan reseptor sel dalam lapisan dalam usus untuk menciptakan reaksi yang bisa menurunkan risiko pertumbuhan tumor dengan mematikan reseptor yang over-reaktif.

Dilansir dari Self, menurut American Association for Cancer Research senyawa capsaicin (yang juga ditemukan dalam kunyit) memiliki kemampuan untuk mematikan beberapa jenis kanker dan sel leukemik. Peneliti juga menemukan bahwa capsaicin mampu membunuh 80 persen kanker prostat (pada tikus) tanpa membahayakan sel-sel normal di sekitarnya.

Capsaicin juga telah dikaitkan keefektivitasannya terhadap pengobatan kanker payudara, pankreas, dan kandung kemih, meskipun harus mengonsumsi capsaicin dalam jumlah yang tidak masuk akal agar bisa berhasil, seperti lima buah cabai habanero dalam seminggu.

Selain itu Cabai juga memiliki sifat anti-peradangan. Cabai dinilai sangat ampuh untuk melindungi Anda dari borok (ulkus) dalam perut. Luka dalam perut diakibatkan oleh bakteri H.pylori penyebab pertumbuhan bisul, dan capsaicin dapat membantu untuk membunuh koloni bakteri tersebut.

Nah jadi itulah beberapa manfaat dan kandungan yang terdapat dalam makanan pedas. Semoga bermanfaat.

 

Penulis : Fadillah Hamimi

 

Sumber foto : hellosehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *