LEMBAGA TINGGI DAN ORMAWA STMIK INDONESIA PADANG PEDULI PALU DAN DONGGALA DI SULTENG DAN SULBAR

RANTIANG.COM- Bencana yang terjadi di kota Palu dan Donggala Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat yang terjadi beberapa hari yang lalu dengan kekuatan gempa 7,4 SR, memicu terjadinya tsunami setinggi 1 hingga 4 meter. Kepedulian masyarakat pun bermunculan di kalangan tua maupun muda, semua bergerak ingin membantu saudara kita yang terkena musibah.

Seperti halnya kampus dan lembaga lainnya yang sudah bergerak terlebih dahulu untuk pengumpulan dana, beberapa ormawa dan lembaga tinggi STMIK Indonesia Padang seperti BEM langsung turun ke jalan menggalang dana untuk membantu korban bencana Palu dan Donggala. Suatu pergerakan kemanusian yang dilaksanakan bukan merupakan tuntutan dari pihak kampus atau elemen lainnya,  tetapi sebuah niat mulia yang muncul karna kepedulian terhadap sesama umat manusia.

Dimulai dari hari minggu 30 September 2018,  HIMASI STMIK Indonesia Padang turun ke jalan dengan jumlah anggota kurang lebih 20 orang yang bertempat di GOR Haji Agus Salim memulai penggalangan dana dari jam 9.30-10.30 WIB, dilanjutkan ke simpang Alai dari jam 10.45-12.00 WIB dengan dana yang terkumpul sebanyak Rp.2.700.000.00 dan dana tersebut di salurkan melalu ACT (Aksi cepat tanggap).

Relawan TIK Komisariat STMIK Indonesia Padang juga turun ke jalan pada hari minggu dengan jumlah anggota lebih kurang  17 orang dan dibagi menjadi 3 tim. Tim pertama di SPBU Tabing, tim kedua di pasar raya selanjutnya tim ketiga di lampu merah Sawahan, dengan jumlah dana yang terkumpul sebesar Rp.3.500.000.00. Aksi tersebut dilanjutkan di hari Senin 01 Oktober 2018 yang bertempat di depan hotel pangeran, pasar raya dan lampu merah Sawahan dengan dana terkumpul sebanyak Rp.1.101.200.00, dana tersebut disalurkan melalui ACT (Aksi cepat tanggap).

Dilanjutkan pada hari Senin 01 Oktober 2018, BEM STMIK Indonesia dengan beberapa lembaga tinggi dan ormawa seperti HIMASI, KSR, dan LPM Semut Merah ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana untuk bantuan bencana alam di Palu dan Donggala dengan anggota kurang lebih 20 orang. Tempat pengumpulan dana dilakukan di kampus STMIK Indonesia Padang dan pasar raya dengan jumlah dana yang terkumpul sebanyak Rp.1.457.000.00.

Tidak hanya lembaga tinggi dan ormawa yang tertulis di atas yang turut berpartisipasi dalam mengumpulkan dana, organisasi MAP juga turun langsung untuk mengumpulkan dana pada hari minggu 30/09/2018.

Semoga dengan aksi ini dapat meringankan beban saudara kita di Palu  dan Donggala. Salurkan sebagian harta kita untuk orang lebih membutuhkan dan jangan diam jika melihat saudara kita dalam kesusahan.

Penulis  : Erfindo Candra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *