Lautan Dihuni Jutaan Benda ini

RANTIANG.COM- Masalah sampah plastik di laut tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Masih banyak masyarakat terutama masyarakat Indonesia yang membuang sampah plastik di laut karena tidak adanya kesadaran akan bahayanya sampah plastik yang akan merusak ekositem di laut.

 

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia yang dibuang kelaut.

Di kutip dari Kompas.com, Menteri Susi Pudjiastuti menambahkan, berdasarkan data yang yang diperoleh dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 jutaton/tahun dimana sebanyak 3,2 jutaton merupakan sampah plastik yang dibuang kelaut. Menurut sumber yang sama lanjutnya, kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik.

Sebagai warga Indonesia yang baik dan sadar akan lingkungan, agar dapat berkontribusi dalam melestarikan laut dan lingkungan hidup dengan upaya sebagai berikut:
1.Mengikuti peraturan pemerintah yang berhubungan tentang manajemen plastik.
2.Meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya sampah plastik jika membuangnya di laut dan di sembarang tempat dengan cara pendekatan secara pendekatan secara baik serta menginformasikannya.
3.Jangan membuang sampah plastik di semabarang tempat, terutama disungai karena aliran sungai mengarah kelaut, sehingga laut jadi tercemar dan jika tersumbat/menumpuk disekitaran sungai akan membuat bencana banjir dan sungai akan menjadi tercemar juga.
4.Menggunakan tong sampah untuk membuang segala benda yang terbuat dari plastik dan sampah lainnya.
5.Mengadakan/mengikuti acara gotong royong bersama di sekitaran pantai dan di sungai untuk membersihkan sampah-sampah yang ada, terutama sampah yang terbuat dari plastik.
6.Membuat Bank sampah. Tujuan ini dibuat agar masyarakat terdorong untuk mengumpulkan sampah yang ada di sekitaran mereka untuk ditukarkan menjadi uang dan sekaligus membantu perekonomian masyarakat sekitar.

Dengan melakukan tindakan-tindakan tersebut, kita dapat mengurangi pencemaran sampah plastik dilaut dan didarat dan secara perlahan akan mengurangi penggunaan plastik. Dan ini berarti kita memberikan sumbangsih untuk mencegah pencemaran plastik di laut dan di lingkungan hidup.

Penulis: Syaifal Illahi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *