MEDIA DIGITAL NASIONAL PELUANG DAN TANTANGAN

RANTIANG.COM– Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 dimulai pada hari kamis (01/02/2018) di Kota Padang, Sumatera Barat. Kamis (08/02/2018) HPN Sumatera Barat kembali menyelenggarakan RUNDOWN KONVENSI NASIONAL MEDIA MASSA – HARI PERS NASIONAL 2018 yang bertemakan “Iklim Bermedia Yang Sehat dan Seimbang: Untuk Memperthankan Eksistensi Media Massa Nasional dalam Lanskap Komunikasi-Informasi Global” di Hotel Grand Inna, Padang.

STMIK Indonesia Padang kembali mengutus mahasiswanya untuk dapat berpartisipasi dalam rangkaian acara HPN Sumatera Barat.

Rundown Konvensi Nasional Media Massa – Hari Pers Nasional 2018 terbagi atas beberapa sesi. Salah satunya Sesi II yang bertemakan “Media Digital Nasional : Peluang dan Tantangan”. Sesi II ini dihadiri oleh Moh. Arif S. Suditomo ( Komisi I DPR RI ), Ninok Leksono ( Wartawan Kompas Senior ), Auri Jaya ( Ketua Hubungan Antar Lembaga SMSI), dan Karaniya Dharmasaputra ( Praktisi Media Siber), serta peserta acara yang merupakan perwakilan wartawan dari masing-masing daerah, serta mahasiswa/mahasiswi se Sumatera Barat.
Tantangan Transformasi Media mempunyai dua masalah pokok, yang pertama menemukan format jurnalisme Zaman Now sebagai kontras / anathema atas jurnalisme mapan. Yang kedua, menemukan “business model” untuk menopang keberlangsungan hidup industi media. Dua masalah ini masing-masing punya urgensi. Untuk jurnalistik betapa besar peran media di era pilkada, pilig dan nanti pilpres. Juga peran media untuk bentengi banir hoax dan isu sara. Sementara urgensi untuk isu kedua terkait dengan eksitensi bisnis media.

Menurut era dan tuntutannya, sekarang adalah era jurnalisme konvergensi. Ini era dimana teks yang selama ini mendominasi dengan dukungan foto, diperkuat oleh online dengan segala kelebihannya ( kecepatan, hypertext, unlimited space), dan audio visual.

Dalam acara ini, juga dibahas tentang SMSI ( Serikat Media Siber Indonesia). SMSI berdiri di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2017. Tujuan dari SMSI sendiri adalah membantu membangun perusahaan pers yang professional sehingga mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan informsdi masyarakat dan mewujudkan industry media siber yang sehat, mandiri, dan bermatabat.

“Digital media menawarkan banyak banyak peluang-peluang lain yang justru tidak bisa ditawarkan oleh konvensional media, dan di era digital media teknologi juga berperan sangat mengemuka dan itu tentukan memungkin komitmen dalam pengelolaannya” tutur Karaniya Dharmasaputra.

 

Liputan: Febi Fitria

Dara Melica

I'm a girl. I have a billion dreams.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *