KESALAHAN YANG SERING DILAKUKAN SAAT MENGISI DAYA SMARTPHONE

RANTIANG.COM-Dalam kecanggihan teknologi sekarang ini, banyak orang-orang berlomba untuk membeli atau menggunakan barang elektronik yang terbaru termasuk Smartphone. Alat yang satu ini merupan alat yang dimiliki hampir seluruh orang-orang yang ada di dunia. Karena itu kita butuh Smartphone untuk menunjang kegiatan kita sehari-hari. Bukan hanya Smartphone yang membantu kegiatan kita sehari-hari melainkan daya Smarthone tesebut, tampa adanya daya maka Smartphone tersebut tidak ada gunanya.

Nah disini kita akan membahas 3 kesalahan yang sering anda lakukan saat mengisi daya baterai Smartphone anda menurut Penulis :

  1. Sering Memakai Power BankPasti kita sering menggunakan Power Bank pada saat kita melaksanakan aktifitas sehari-hari. Ternyata pemakaian Power Bank terus menerus dapat murusak umur baterai, karena panas yang dipancarkan oleh Power Bank dapat merusak baterai anda. Jadi, Power Bank di gunakan pada saat genting saja ya!!!. Lebih baik menggunakan pengisian bateri biasa.
  2. Menggunakan charger atau Baterai Tiruan kabel USB yang dijual di pasaran biasanya bersifat universal dan biasanya tidak semua kepala charger cocok digunakan dengan Smartphone anda. Beberapa kepala charger dirancang untuk memutuskan aliran listrik saat baterai Smartphone penuh. Jadi anda perlu memeriksa kembali apakah kepala charger anda cocok digunakan di Smartphone anda.
  3. Kabel Charger Terlalu Panjang. Semakin Panjang kabel charger maka akan menimbulkan efek panas dari power yang mengalir dari sumber daya ke port yang ada pada Smartphone. Sering kita lihat pada saat kita membeli Power bank kabel yang diberikan pendek untuk menghindari daya yang hilang karena kabel yang Panjang.
  4. Mengecas dari 0% Hingga 100% Jika menunggu daya baterai anda 0% baru diisi, hal ini dapat memperpendek umur baterai Smartphone, sebab menambah tegangan dapat membuat baterai jadi tertekan. Baterai Smartphone dirancang untuk bekerja baik pada kapasitas 30-80%.  Pada saat daya sudah dibawah 30% sudah bisa diisi tampa harus menunggu 0% dan ketika daya telah mencapai 80% maka sudah boleh dicabut karena menunggu tegangan tinggi bisa menekan baterai dan secara bertahap bisa mengurangi umur baterai.

     

     

    Semoga artikel ini dapat bermanfaat!!!!!

     

     

    Don’t miss us !!!

    Instagram: @rantiang_com

    Twitter     : @rantiangdotcom

    Facebook : Rantiangcom

    Website    : www.rantiang.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *