Hal-hal yang Jarang Diketahui dari Google Maps

RANTIANG.COM– Tepat pada hari Minggu, 9 Februari 2020 kemarin Google Maps tepat berulang tahun yang ke-15. Aplikasi ini merubah lanskap di industri seluler. Sebelum Google Maps hadir, orang harus merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati aplikasi navigasi. Google Maps tiba-tiba hadir dengan menawarkan navigasi digital secara gratis. Di usia yang ke-15, Google Maps masih menjadi pemain utama di aplikasi pemetaan atau navigasi. Kunci suksesnya adalah Google memberikan pembaruan dan peningkatan berkala agar Google Maps bisa terus menjadi pionir di aplikasi pemetaan. Berikut 9 tips penggunaan Google Maps yang bisa memaksimalkan pengalaman menggunakan Google Maps.

1. Bisa Hindari Antrean di Restoran

Pengguna bisa memanfaatkan Google Maps untuk menghindari antrean di restoran yang hendak dituju. Fitur Google Maps bisa memberikan statistik jam-jam sibuk restoran kepada pengguna sehingga pengguna bisa menghindari jam sibuk tersebut. Pengguna bisa melihat statistik tersebut dengan cara memilih nama restoran kemudian geser ke bawah. Pengguna akan menemukan tombol ‘popular times’. Fitur ini akan menunjukkan grafik jam padat restoran. Google Maps juga menyediakan grafik tiap hari.

2. Bisa Reservasi Restoran

Selain bisa melihat jam jam sibuk restoran, pengguna juga sesungguhnya bisa langsung memesan tempat di restoran. Pengguna bisa langsung mencari nama restoran atau pilih tab ‘Explore’ agar bisa melihat restoran terdekat. Begitu pengguna memilih restoran, pengguna bisa melihat opsi untuk memesan meja atau menaruh nama di daftar tunggu apabila restoran menyediakan fitur itu. Tidak semua restoran memiliki menu untuk memesan tempat.

3. Berbagi Lokasi Dengan Pengguna Lain

Google Maps juga memungkinkan Anda untuk berbagi lokasi dengan teman ataupun keluarga. Anda bisa akses fitur tersebut di ikon tiga garis bertumpuk di kiri atas. Pilih ‘berbagi lokasi’, kemudian pilih kontak pengguna lain yang Anda ingin kirimkan lokasi. Anda juga bisa mengirimkan perkiraan waktu perjalanan dengan kontak yang Anda inginkan.

4. Klik Kanan

Banyak orang tidak tahu bahwa pengguna bisa melakukan klik kanan di mouse saat menggunakan Google Maps di website. Dengan menggunakan klik kanan, pengguna bisa menggunakan berbagai fitur dengan cepat. Fitur yang tersedia saat pengguna klik kanan adalah navigasi ke tujuan yang pengguna klik atau tuju, tempat apa saja yang ada di tujuan pengguna, hingga mengukur jarak antara dua titik di peta.

5. Lihat Seluruh Riwayat Perjalanan

Google dapat melacak lokasi pengguna meski pengguna tidak menggunakan aplikasi Google Maps. Untuk melihat riwayat perjalanan Google Maps Anda, kunjungi https://www.google.com/maps/timeline. Dalam situs itu Anda juga bisa menghentikan Google melacak lokasi pengguna.

6. Menggunakan Google Maps Tanpa Data

Penggunaan Google Maps secara intensif memang akan menguras kuota internet. Untuk menghindari penggunaan kuota berlebihan, sesungguhnya pengguna bisa mengunduh ‘offline map’. Begitu pengguna menemukan jaringan Wifi, pengguna bisa mengetuk titik biru penanda lokasi, kemudian pilih ‘download offline map’. Anda bisa mengatur peta sejauh yang Anda ingin unduh.

7. Pencarian Mudah

Terkadang kita ingin mencari ATM atau SPBU terdekat, cukup ketik “ATM terdekat” maka semua pilihan ATM akan muncul. Pengguna juga bisa melakukan pencarian dengan mengetik “ATM dekat jalan Khatib Sulaiman”, maka semua ATM di dekat jalan Khatib Sulaiman akan muncul. Fitur ini memudahkan pengguna jika sedang mencari tempat tertentu.

8. Pengingat Tempat Parkir

Pengguna tentu pernah mengalami momen lupa lokasi parkir mobil di sebuah mal besar. Google Maps bisa menjawab kendala tersebut dengan mengingatkan pengguna lokasi parkir pengguna. Begitu pengguna memarkir mobil, pengguna langsung ketuk titik biru yang merepresentasi lokasi pengguna. Pengguna kemudian akan menemukan opsi untuk mengingat lokasi parkir.

9. Perbesar Dengan Satu Jari

Trik ini bisa digunakan di dalam aplikasi Google Maps untuk Android dan iPhone. Sering kali pengguna harus menggunakan Google Maps di ponsel dengan satu tangan. Ternyata, pengguna bisa dengan mudah memperbesar dan memperkecil peta tanpa harus melakukan gestur mencubit. Pengguna harus memosisikan lokasi yang akan diperbesar di tengah peta. Kemudian pengguna bisa ketuk layar dua kali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *