Efek Kelangkaan Bio Solar, Salah Siapa?

RANTIANG.COM– Sudah tidak diragukan lagi bahwasanya kelangkaan bahan bakar premium telah lama terjadi diindonesia. Namun kali ini bio solar juga sudah mulai ikut-ikutan langka. Sekitar satu bulan belakangan ini terjadi kelangkaan bio solar diberbagai wilayah di Indonesia, salah satunya di Sumatera Barat.

Antrian panjang sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat yang ingin mengisi BBM jenis peremium atau solar. Dampak antrian panjang tersebut bisa dilihat di salah satu SPBU di daerah di kota Padang yang mengakibatkan terpotongnya ruas jalan akibat antrian panjang, hal ini mengakibatkan kemacetan yang cukup parah pada jam-jam tertentu. Kelangkaan solar juga berdampak pada transportasi industri yang terpaksa harus berhenti beroperasi karena sulitnya mendapatkan bahan bakar solar, hal ini juga mempengaruhi ekonomi masyarakat khususnya sumatera barat.

Lantas, siapa yang patut bertanggungjawab dalam kasus ini? Dalam sebuah wawancara dengan salah seorang supir truk yang mengatakan bahwa “ Kelangkaan solar tidak terjadi dikota Padang saja, tapi sampai kedaerah Lubuk Basung dan sekitarnya sehingga truk yang harus berangkat hari ini terpaksa berangkat besok karna antrian mengisi bahan bakar solar dan terkadang harus menunggu truk BBM datang untuk mendapatkan giliran mengisi solar. Karena tidak jarang SPBU kehabisan solar, tidak ada pihak yang patut disalahkan dalam hal ini ” Ujar Z selaku supir truk tersebut.

Lalu bagaimana tindakan pemerintah dalam menanggapi hal ini? Sampai saat ini bahkan belum ada tindakan serius pemerintah dalam menyelesaikan masalah kelangkaan solar ini, terutama dinas-dinas terkait yang seharusnya bertanggung jawab dalam hal ini. Dampak kelangkaan solar bukan hanya dirasakan oleh pengemudi truk saja, bus yang menggunakan bahan bakar solar tak jarang harusmengantri berjam-jam untuk bisa mendapatkan solar, sehingga bus yang aktif pada saat kelangkaan solar sekarang ini semakin berkurang. Sementara itu, dilansir dari Covesia.com/Archipelago disalah satu SPBU di Kec. Lubuk Basung Kab. Agam, bukan hanya solar yang langka, bahkan premium pun langka didaerah ini. Hingga berita ini diterbitkan masih belum jelas dan pasti apa penyebab kelangkaan dua BBM tersebut.

Kondisi Terbaru SPBU Pasar Durian Manggopok Kec. Lubuk Basung-Kab. Agam

Tampak pada gambar antrian mobil yang didomisi oleh angkot, bahkan hal ini terjadi hampir disetiap harinya di SPBU ini. Antrean sepanjang ratusan meter untuk mendapatkan BBM premium ini bahkan sampai berjam-jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *