DUKA ACEH DUKA KITA

RANTIANG – Mahasiswa/i STMIK indonesia yang peduli terhadap gempa Aceh, menggalang dana unuk membantu meringankan beban masyarakat Aceh. Kegiatan tersebut dilakukan dengan sukarela atas keinginan dan kemauan mahasiswa-mahasiswa tersebut tanpa ada keterpaksaan.

Seperti yang diketahui, Tanggal 7 Desember, 2016  gempa  dengan kekuatan 6,5 SR  pada pukul 5.03 WIB melanda Aceh. Bencana tersebut terjadi saat masyarakat setempat bersiap untuk melaksanakan salat Subuh. Guncangan gempa terasa di Kabupaten Pidie Banda Aceh, sekitar 10–15 detik. Akibatnya, banyak kerusakan bangunan seperti mesjid, stasiun, ruko,jalan yang retak dan fasilitas penunjang lainnya.Akibat lainnya  pada saat itu mengalami pemadaman listrik serentak.Banyak korban jiwa akibat tertimpa runtuhan bangunan dan kehilangan anggota keluarganya.

Inilah Keruskan yang terjadi saat gempa di Pidie Jaya Banda Aceh.

 

Kegiatan ini dimulai dari hari sabtu (10/12/2016)   hingga jum’at (16/12/2016),  Menurut Nofriadi biasa dipanggil  bang Nof sebagai perwakilan dari HIMASI (Himpuanan Mahasiswa STMIK INDONESIA. “ kami dari  Lembaga Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi  ( HIMASI ) STMIK INDONESIA Padang  berinisiatif dan mengusulkan kepada  IKM  (Ikatan Keluarga  Mahasiswa)  untuk  menggalangkan dana  Aceh dengan turun ke jalan dan meminta sumbangan kepada pengendara motor dan mobil , tidak hanya dijalan, kami  juga  meminta sumbangan dari mahasiswa  STMIK indonesia  dan jika ada yang ingin menyumbangkan pakaian  kami bersedia menampung  semua itu , tujuan kami  disini  untuk meringankan beban korban gempa Aceh dari sinilah kepedulian kami  sebagai  mahasiswa/i  dari  dana ini kami akan membeli makanan dan obat-obatan”.

Kendala yang di alami saat penggalangan dana  , rasa solidaritas dari  mahasiswa/i kurang, untuk ikut  berpatisipasi  contohnya  saat  turun kejalan ,hanya beberapa orang yang ikut turun ke jalan dan seharusnya kita menolong saudara kita yang tertimpa musibah.Ini juga sebagai tugas dari mahasiswa  untuk peduli  sesama dan bisa berguna untuk orang lain, sedikit yang kita lakukan besar manfaatnya bagi  orang lain dan untuk kedepannya agar mahasiswa lebih peduli dengan masyrakat Aceh yang butuh uluran tangan kita”.

Berdasarkan Informasi yang bersangkutan, Uang yang  terkumpul selama  seminggu sebesar  Rp. 17.500.000.00 Rupiah. Semoga dengan terkumpulnya dana tersebut dapat membantu warga yang  terkena gempa.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *