Bang Darren, Bangun!! (Part 1)

RANTIANG.COM- “Bang Darren, banguuun!! Ntar subuhnya kelewat lagiii…” sorak Nasha membangunkan abang semata wayangnya itu, tapi yang disoraki tetap aja gak terpengaruh, terlalu lelap tidurnya.

“Bundaaa, Bang Darren gak mau banguuun…” sorak Nasha lagi, kali ini laporan kepada Bundanya.

Bunda akhirnya terpaksa turun tangan membangunkan Darren yang kalo tidur biasanya sombong, dipanggil malah nyuekin, “Darren, bangun nak. Darren belum shalat subuh, kan?”

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Darren sama sekali tidak menanggapi. Kali ini malah lebih keterlaluan, sampai-sampai Bundanya dianggurin. Huft, Bunda dan Nasha kesal. Kalo bisa sih Darren maunya dibuang, tapi nanti siapa yang mau bantu angkatin air galon kalo habis? Bunda sama Nasha sih gak kuat, belum lagi sekarang lagi puasa bulan ramadahan. Mike, adik Nasha masih terlalu kecil, dan Ayah…Ayah sudah cukup lama meninggalkan mereka untuk selamanya. Kesimpulannya cuma Darren satu-satunya yang bisa angkatin galon, jadi sayang kalo dibuang.

“Nasha, ambil air!” perintah Bunda akhirnya.

“Astagfirullah Bunda! Ingat, puasa!” jerit Nasha terkejut, mengira Bunda kehausan minta minum.

“Bukan air minum, air sumur! Buat ngeguyur abangmu biar bangun!”

“Oh gitu, hehehe. Sebentar Bunda!” angguk Nasha mengerti, segera ia menghilang ke sumur. Tak lama Nasha kembali, tangannya menggenggam seember air pesanan Bunda.

Bunda menciduk sedikit air kemudian memercikkan ke wajah Darren. Sekali, dua kali, tiga kali, empat kali, lima kali, dan seterusnya Darren sama sekali tak bereaksi. Hanya sesekali ia melenguh kecil, membuat Bunda benar-benar hilang kesabaran. Terakhir Bunda memutuskan untuk langsung mengguyur air dalam ember ke kepala Darren, tujuannya untuk mengusir kantuknya biar hilang selama-lamanya. Bunda bersiap mengguyur dan sekarang gayung telah dalam posisi terbalik sempurna tepat di atas kepala Darren. Tesss…, tetesan air terakhir menetes. Ternyata airnya habis karena sejak tadi sudah dipercik-percik Bunda. Wah, muka Bunda jadi merah menahan marah.

Nasha yang menyaksikannya langsung menyabarkan Bunda, “Sabar Bunda, sabar… Puasa…” Hari itu, Nasha dan Bunda menyerah membangunkan Darren.

Beberapa hari kemudian Bunda pulang dari berbelanja di Pasar. Darren, Nasha dan Mike kompak menyambut dan membantu Bunda membawa barang-barang. Darren, Nasha dan Mike memang anak-anak yang baik, apalagi kalo di kantong belanja Bunda sekarang ternyata ada baju lebaran untuk ketiganya. Selain mendapatkan baju lebaran, Darren juga menerima sandal baru. Bukan karena pilih kasih, namun memang karena sandal lama Darren yang sudah tak bisa digunakan lagi.

“Alhamdulillah, rezeki anak soleh.” senyum Darren sembari menyikut-nyikut Nasha, memamerkan sandal barunya.

Bersambung…

Jangan lupa nantikan part selanjutnya guys 🙂

Cerpen by : Nurul Dzakiah

Satu tanggapan untuk “Bang Darren, Bangun!! (Part 1)

  • 3 Juni 2019 pada 8:39 PM
    Permalink

    Darren satu-satunya yang bisa angkatin galon, jadi sayang kalo dibuang. 😂😂😂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *