Apakabar Suara Mahasiswa? (Keputusan Hasil Audiensi Ke-2 Penolakan Surat Edaran Ketua STMIK Indonesia Padang)

RANTIANG.COM – Jum’at (23/02/2018).
Penolakan mahasiswa mengenai Surat Edaran Ketua STMIK Indonesia Padang nomor 157/A.03/STMIK-I/2018 bertanggal 09 Februari lalu akhirnya terjawab. Setelah diadakan Audiensi ke dua (23/02/2018), di Aula STMIK Indonesia Padang yang di hadiri oleh Ketua STMIK Indonesia padang, pimpinan STMIK Indonesia Padang, para dosen serta beberapa perwakilan dari mahasiswa STMIK Indonesia Padang seperti Presiden mahasiswa Hidayat Maulana, Ketua DLM Ibnu Yhamaldi, Asad Rabbani, Afdiko Sahputra dan beberapa lainya, keputusan pun telah di sepakati.

Adapun keputusan tersebut ialah mahasiswa boleh tidak hadir sebanyak 25% (4x) dari total seluruh pertemuan, dengan syarat menyerahkan surat keterangan tidak hadir ke Dosen yang bersangkutan atau disesuaikan dengan kontrak perkuliahan dari Dosen dan Mahasiswa tersebut.

Mengenai pemberian tugas atau pergantian kehadiran mata kuliah kepada mahasiswa yang tidak hadir tersebut diserahkan kepada dosen yang bersangkutan.

Dosen tidak akan mempersulit mahasiswa, dan apabila hal tersebut terjadi mahasiswa diperbolehkan langsung menyampaikan keluhannya kepada ketua STMIK Indonesia Padang yaitu bapak Hairul Abral.

“Surat edaran tersebut di keluarkan agar mahasiswa lebih peduli terhadap dirinya, karna ketidak hadiran satu kali merugikan bagi mahasiswa tersebut dan dengan tugas atau pergantian kelas maka akan menutupi ketinggalan materi mahasiswa yang tidak hadir dan kembali lagi kepada mahasiswanya, tolong dicerna secara baik-baik jangan diterima masukan oleh oknum-oknum yang memanfaatkan emosi mahasiswa” ujar Hidayat Maulana, Presiden mahasiswa periode 2016/2017.

“Mahasiswa tidak membaca surat edaran secara analisis dan detail, karena yang akan dirugikan adalah mahasiswanya sendiri. Surat edaran tersebut dibuat untuk motto, jadi kalian boleh gak hadir beberapa kali dengan disertakan surat keterangan dan tugas tentunya.” Ucap Asad Rabbani.

Afdiko Sahputra juga menyampaikan, “Sebenarnya rugi kalau kita ambil kehadiran 75% ini, karena kita dapet kesempatan tidak hadir cuma 4x, tujuan surat edaran kemaren agar mahasiswa yang tidak hadir tidak ketinggalan materi, karena di kasih tugas sama dosen.”

Liputan : Anggita Sari

Dara Melica

I'm a girl. I have a billion dreams.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *