AKSI BAKAR DOLLAR OLEH RATUSAN MAHASISWA DI DEPAN GEDUNG DPRD SUMBAR

 RANTIANG.COM-10/09/2018

Konsolidasi yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se- Sumatera Barat di depan gedung DPRD sumbar (10/09/2018), untuk menuntut penanganan pemerintah atas tingginya nilai kurs dollar terhadap rupiah berujung pada aksi pembakaran dollar.

Aksi tersebut di saksikan oleh bapak Romi Chaniago selaku anggota DPRD Komisi III, yang bersedia menemui dan berdiskusi dengan ratusan mahasiswa yang berorasi. Pembakaran dollar dilakukan sebagai simbolis perlawanan terhadap inflasi dollar. Hal tersebut dipicu atas kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah yang tidak kunjung memperbaiki keadaan perekonomian masyarakat akibat tingginya inflasi dollar.

Bahkan bapak Romi juga diminta oleh mahasiswa untuk membacakan Tuntutan Penegasan dan Solusi dari Aliansi BEM se-Sumatera Barat, berikut isi tuntutan tersebut:

  1. Meminta pemerintah untuk membuat kebijakan agar nilai rupiah kembali stabil dan menguat di titik aman.
  2. Meminta pemerintah agar memperkuat fundamental industry manufaktur nasional dengan membangun industry barang modal, bahan baku, dan industry dasar serta menggenjot hilirisasi produk bernilai tambah tinggi.
  3. Meminta pemerintah untuk tidak menambah hutang luar negeri yang menyebabkan keadaan rupiah semakin terjepit dan mengancam kestabilan negara.
  4. Meminta pemerintah untuk lebih mandiri dalam perekonomian dan tidak terlalu bergantung terhadap negara luar.

Beberapa hal lain juga ikut disampaikan oleh para mahasiswa yaitu berkaitan dengan hutang indonesia yang terus meningkat, merebaknya produk impor yang masuk ke Indonesia, dan harga sembako yang kurang stabil.

Aksi tersebut diharapakan mendapat sorotan dari pemerintah, sehingga pemerintah mulai bergerak untuk memperbaiki keadaan perekonomian masyarakat indonesia.

 

Liputan: Anggita Sari

Erfindo Candra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *